SE dan LG Bernafsu Geser Motorola
Kamis, 26 Juni 2008 – 17:00 wib

Djunadi Satrio (foto:Chandrataruna)
JAKARTA - Sony Ericsson (SE), yang kini bertengger di peringkat ke lima ponsel dunia, menargetkan bisa menggeser Motorola di posisi tiga pada akhir tahun 2008. Ambisinya tersebut serupa dengan apa yang terlontar dari mulut pejabat tinggi LG Mobile 6 Juni silam.
Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia Djunadi Satrio mengakui bahwa sementara ini market share Sony Ericsson berada di posisi ke lima pasar ponsel global di bawah Nokia, Samsung, Motorola, dan LG. Namun, dia enggan memaparkan seberapa besar market share yang dipunyai Sony Ericsson global.
“Pada Q4 2007, kami sempat menduduki peringkat empat dunia, dengan peningkatan penjualan sekira 12-13 persen. Namun, menurut laporan kuartal pertama tahun ini kami bergeser lagi ke posisi lima. Tapi, kami pasti akan kembali ke posisi empat,” terang Djunadi usai konferensi pers di Mal Taman Anggrek, Kamis (26/6/2008).
Dia mengatakan bahwa saat ini posisi Sony Ericsson di pasar ponsel global sedang tidak tetap. Kabar terakhir, Sony Ericsson tengah “bersiteru” dengan LG Mobile memperebutkan posisi ke empat.
“Kadang-kadang empat, kadang-kadang lima. Tapi, kami menargetkan tahun ini bisa mencapai peringkat ke tiga di pasar ponsel global, menggeser Motorola,” katanya.
Keyakinan Djunadi di atas didukung dengan upaya Sony Ericsson menyuguhkan beragam pilihan produk yang variatif. Di Indonesia sendiri, Sony Ericsson telah menggelontorkan sembilan produk walkman phone sepanjang 2008.
“Sementara ini, jajaran ponsel kami di Indonesia totalnya ada sekira 20-an, dan kami berencana meluncurkan sejumlah produk lagi,” dia menerangkan.
“Kami optimistis karena kami mempunyai beragam kategori produk, seperti ponsel musik, ponsel imaging dengan integrasi kamera, ponsel dengan konektivitas internet, dan ponsel lifestyle. sedangkan mereka (Motorola) tidak memiliki varian kategori produk sebanyak kami. Jadi, konsumer kami lebih melihat pilihan produk,” imbuhnya.
Di samping pilihan produk yang variatif, menurut Djunadi, Sony Ericsson juga didukung dengan jaringan distribusi yang kuat. “Cukup kuat dengan tiga distributor dan didukung lebih dari 1.000 dealer dan showroom yang jumlahnya hampir 80,” Djunadi menguraikan.
Menurut Gartner, Nokia masih menjadi pemimpin terbesar di dunia untuk industri ponsel dengan 39,1 persen market share. Disusul oleh Samsung Mobile pada posisi kedua dengan market share sekira 14,4 persen.
Pada posisi ketiga, Motorola masih bertengger dengan kemerosotan market share menjadi 10,2 persen, 37 persen lebih buruk dibandingkan setahun sebelumnya.
Sementara itu, LG Electronics mencatat peningkatan yang baik karena telah berhasil menggeser Sony Ericsson di posisi keempat dengan besar market share sekira delapan persen.
Sony Ericsson Gelar Traffic Jam di Tanah Air
Kamis, 26 Juni 2008 – 16:02 wib

JAKARTA – Setelah sukses di Singapura pada tahun 2007, Sony Ericsson untuk pertama kalinya membawa program Traffic Jam ke Indonesia tahun ini dengan menggunakan Sony Ericsson Walkman Phone.
Sony Ericsson Indonesia akan menggelar kampanye Traffic Jam di kota-kota besar di Indonesia mulai tanggal 12 Juni – 25 Juli 2008, untuk mengajak pengguna Sony Ericsson khususnya Walkman Phone.
Setelah melakukan roadshow Traffic Jam keliling Indonesia, Sony Ericsson akan menutupnya di Jakarta dengan menggelar konser band Daughtry pada 25 Juli di Plaza Parkir Timur Senayan. Sony Ericsson juga mengundang Ari Lasso dan RAN sebagai band pembuka.
“Ini merupakan konser eksklusif, tidak dijual untuk umum, hanya berlaku bagi konsumen yang berpartisipasi dalam kampanye Traffic Jam,” kata Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia Djunadi Satrio, di sela-sela konferensi pers di Mal Taman Anggrek, Kamis (26/6/2008).
Djunadi menuturkan, kampanye Traffic Jam ini dilandaskan pada pengalaman yang dialami oleh sejumlah masyarakat ketika menghadapi kemacetan di perjalanan. “Mereka yang menghabiskan banyak waktu di jalan, baik mengendarai taksi, bus maupun mobil biasanya merasakan satu hal yang sama yakni kebosanan,” kata dia.
Kegiatan roadshow akan diadakan di Jabodetabek (Mal Taman Anggrek, Mal Kelapa Gading 3, Metropolitan Mall Bekasi, Paris van Java Bandung, dan Tunjungan Plaza Surabaya. Di sini pengunjung dapat berpartisipasi dalam permainan Sony Ericsson Walkman Phone, serta mendapatkan fasilitas upgrade dan pengecekan ponsel Sony Ericsson secara gratis.
“Semua pembeli ponsel atau aksesoris musik Sony Ericsson di tempat dapat memperoleh berbagai hadiah menarik termasuk dua tiket konser Daughtry pada puncak acara Traffic Jam langsung tanpa diundi dan kesempatan membawa pulang Toyota Yaris,” tukas Djunadi.
Promosi ini dilaksanakan pula di toko-toko dan mitra Sony Ericsson yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar.
“Saya harap program Traffic Jam yang ditutup dengan konser Daughtry ini dapat menghibur para pengguna Sony Ericsson, khususnya Sony Ericsson Walkman Phone,” pungkas Djunadi.